Senin, 18 September 2017

Analisis Segmenting, Targeting, dan Positioning dari Produk Yakult

Haiiii….!!!
Kali ini saya akan membahas Segmenting, Targeting, dan Positioning dari Yakult.
Kalian sudah pada tahu kan minuman yakult itu apa?
Yakult (ヤクルト Yakuruto?) adalah minuman probiotik mirip yogurt yang dibuat dari fermentasi susu skim dan gula dengan bakteri Lactobacillus casei. Karena L. casei Shirota dapat ditemui dalam sistem pencernaan, Yakult dipromosikan sebagai minuman yang baik untuk kesehatan.
Manfaat yang di dapat dari yakult sendiri yaitu :

  1. Meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus
  2. Memperlancar pencernaan
  3. Meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh
  4. Mengurangi racun dalam usus
  5. Mencegah perut kembung
  6. Mengikat lemak
  7. Mengobati maag
  8. Tidak mengandung pengawet
  9. Bermanfaat untuk mencegah munculnya penyakit – penakit kronis
  10. aik untuk ibu hamil selama tidak berlebihan konsumsinya
  11. Mencegah eksim
  12. Dapat menyeimbangkan jumlah bakteri di dalam usus
Sekarang mari kita bahas satu persatu mulai dari segmenting, targeting, dan yang terakhir positioning..
1. Segmenting (Segmentasi)

Segmentasi adalah kegiatan membagi suatu pasar  menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau bisa dikatakan penggolongan pasar menjadi beberapa kelompok atau kriteria tertentu berdasarkan usia, tempat tinggal, gaya hidup, penghasilan, atau bagaimana cara mereka mengkonsumsi produk.
Segmentasi ini memiliki manfaat yaitu penjual dan produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan-kesempatan pemasaran, penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda. Segmentasi pasar dibagi menjadi 3 yaitu, segmentasi geografis, segmentasi demografis, dan segmentasi psikografis.
a.   Segmentasi Geografis
Segmentasi gemografis terbagi atas wilayah, ukuran kota, kepadatan penduduk, iklim, dan keadaan topografis. Produk yakult lebih bagusnya di pasarkan di daerah kota besar atau kota industri dari pada daerah pedesaan. Dikarenakan  daerah kota lebih cenderung banyak pencemaran bahan-bahan kimia berbahaya di makanan dan penduduk kota lebih sering mengkonsumsi makanan cepat saji yang kurang baik untuk kesehatan, oleh karena itu yakult cocok untuk menetralisir racun yang ada di tubuh. Sedangkan penduduk di desa lebih cenderung menggunakan bahan-bahan rempah, ramuan atau obat-obatan tradisonal.

b.   Segmentasi Demografis
Segmentasi demografis adalah segmentasi yang menyangkut usia, jenis kelamin, pekerjaan, penghasilan, agama, ras, kewarganegaraan, pendidikan, dll.  Produk yakult ini cocok dikonsumsi oleh semua kalangan yaitu anak-anak, remaja,, ibu hamil, ataupun orang tua segala umur dan cocok untuk jenis kelamin laki-laki maupun perempuan. Dilihat dari iklan yang ditayangkan oleh yakult menunjukkan keluarga yang peduli akan kesehatan pada ususnya, di iklan tersebut terdapat kakek, nenek, ibu muda, bapak-bapak, anak kecil, anak remaja bahkan ibu hamil juga mengkonsumsi yakult yaa memang aman untuk dikonsumsi untuk semua usia.

c.   Segmentasi Psikografis
Segmentasi psikografis menyangkut tentang gaya hidup (life style) maupun kepribadian konsumen itu sendiri. Produk yakult ini sendiri mengikuti gaya hidup masyarakat dengan pengelompokan pelanggan. Apakah modern, tradisional dengan melihat aktivitas, kesenangan, social dan lingkungan dimana pelanggan tersebut berada. Produk yakult ini cocok untuk kalangan menengah kebawah maupun menengah keatas, karena harganya yang cukup terjangkau untuk dibeli terlebih lagi banyak manfaat yang di dapat dari yakult. Kemasan yang higienis terbuat dari botol plastik yang ringan, aman, dan mudah di daur ulang membuat konsumen semakin menyukai produk yakult karena mudah dibawa kemana saja. Bentuknya yang mungil (kecil) memudahkan kita untuk mengkonsumsi yakult saat melakukan berbagai aktivitas di luar.

2. Targeting
Analisis targeting atau analisis target pasar adalah upaya untuk menentukan segmen pasar yang akan dilayani kebutuhannya. Target pasar yang baik adalah dapat diidentifikasi, besar pasar mencukupi, stabil, dan dapat dimasuki. Atau bisa dikatakan proses menargetkan pasar mana yang akan kita pilih. Target dari pemasaran yakult adalah seluruh wilayah Indonesia yang tersebar luas di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan pulau-pulau lainnya. Produk yakult ini termasuk golongan pemasaran yang tidak terdifferensiasi dan mengabaikan perbedaan. Jadi, produk yakult ini tidak mengkhususkan atau berkonsentrasi pada satu kelompok pelanggan terlebih untuk semua keluarga yang peduli dan sadar akan kesehatan ususnya. 

3. Positioning
Analisis positioning adalah cara produk, merek, atau organisasi perusahaan yang dipresepsikan secara relative dibandingkan dengan para pesaing oleh pelanggan saat ini dan calon pelanggan. Atau tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati suatu posisi yang terbedakan (diantara pesaing) dibenak konsumen sasarannya. Atau bisa dikatakan memposisikan produk tersebut dipikiran konsumen (brand image, kekhasan, citra). Yakult ini adalah pelopor minuman pertama dari minuman probiotik lainnya yang telah menguasai pasar saat ini lebih dari 50%. Dengan slogan minuman susu fermentasi “pelopor probiotik” yang bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan berhasil secara konsisten menjaga penguasaan pasar dari tahun ke tahun. Yakult juga berusaha untuk menanamkan brand image dipikiran konsumen melalui iklannya yang memberi tagline “Cintai Ususmu Minum Yakult Tiap Hari” sekaligus mengajak konsumen untuk peduli akan kesehatan ususnya dengan minum yakult 1 botol per harinya.

Sekian tugas blog hari ini kurang lebihnya mohon maaf :)
Terima Kasih...!! ^_^

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar